![]() |
| Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg Aloysius Giay, M.Kes. |
Dalam waktu dekat ini Pemkab Jayawijaya akan menambah tiga hektare lahan untuk rumah sakit vertikal, sehingga keseluruhan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan rumah sakit seluas 10 hektare
Jayapura (Antara Papua)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Provinsi Papua, setuju menambah lahan untuk pembangunan rumah sakit vertikal yang dibangun oleh Kementerian Kesehatan di daerah tersebut.
"Dalam waktu dekat ini Pemkab Jayawijaya akan menambah tiga hektare lahan untuk rumah sakit vertikal, sehingga keseluruhan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan rumah sakit seluas 10 hektare," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg Aloysius Giyai, ketika dikonfirmasi dari Jayapura, Senin.
Menurut dia, Pemkab Jayawijaya sudah menyepakati pembayaran harga dengan pemilik tanah dan tokoh adat setempat.
"Pemilik hak ulayat sudah menyetujui penambahan lahan pembangunan rumah sakit tersebut, tinggal dibayar oleh Pemkab Jayawijaya," ujarnya.
Kini, lahan yang sudah didukung sertifikat untuk pembangunan rumah sakit tersebut seluas tujuh hektare.
Lahan pembangunan rumah sakit vertikal itu persisnya berada di Kampung Hom-Hom, Distrik Hom Hom, Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
Sebelumnya dikabarkan Kementerian Kesehatan mulai membangun rumah sakit vertikal tipe B di Wamena, Kabupaten Jayawijaya
Pada Senin (31/7) di bawah pimpinan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan dr Untung memimpin 25 orang dari Kemenkes bersama Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes dr Bambang telah menerima sertifikat tanah pembangunan rumah sakit itu dari Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya diserahkan ke Kemenkes untuk memulai tahapan pembangunan. (*)
"Dalam waktu dekat ini Pemkab Jayawijaya akan menambah tiga hektare lahan untuk rumah sakit vertikal, sehingga keseluruhan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan rumah sakit seluas 10 hektare," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg Aloysius Giyai, ketika dikonfirmasi dari Jayapura, Senin.
Menurut dia, Pemkab Jayawijaya sudah menyepakati pembayaran harga dengan pemilik tanah dan tokoh adat setempat.
"Pemilik hak ulayat sudah menyetujui penambahan lahan pembangunan rumah sakit tersebut, tinggal dibayar oleh Pemkab Jayawijaya," ujarnya.
Kini, lahan yang sudah didukung sertifikat untuk pembangunan rumah sakit tersebut seluas tujuh hektare.
Lahan pembangunan rumah sakit vertikal itu persisnya berada di Kampung Hom-Hom, Distrik Hom Hom, Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
Sebelumnya dikabarkan Kementerian Kesehatan mulai membangun rumah sakit vertikal tipe B di Wamena, Kabupaten Jayawijaya
Pada Senin (31/7) di bawah pimpinan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan dr Untung memimpin 25 orang dari Kemenkes bersama Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes dr Bambang telah menerima sertifikat tanah pembangunan rumah sakit itu dari Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya diserahkan ke Kemenkes untuk memulai tahapan pembangunan. (*)
Posted by: Ap aropaka
,,Sumber: Antarapapua.
